Mengenal Berbagai Dekstop Environment di Linux Desktop

Dekstop environment adalah sepaket alat yang berguna untuk mempermudah kita untuk menggunakan komputer. Biasanya komponen yang terdapat pada dekstop environtment antara lain:

Panel

Window manager

Menu

Widgets

Browser

Office Suite

Text Editor

Terminal

Display Manager

Window manager biasanya menentukan prilaku sebuah window dari aplikasi.

Panelbiasanya di tambilkan di bagian tepi atas, tepi bawah, tepi kiri, atau tepi kanan yang terdapat System tray, menu, dan quick launch icon aplikasi.

Widgets digunakan untuk menampilkan infomasi-informasi penting seperti info cuaca, berita, atau informasi sistem dari komputer kita.

File manager berguna sebagai alat navigasi antar forlder di dalam komputer kita.

Browsermemungkinkan kita mengakses dan menjelajah internet.

Office Suitememungkinkan anda untuk membuat dokumen, spreadsheet, dan file presentasi.

Text editormemungkinkan kita dalam membuat dokumen text sederhana atau mengedit file konfigurasi.

Terminalmenyediakan akses untuk kita ke command line tools.

Displaymanager berguna untuk loggin ke komputer kita.

Dekstop Environments

Pada materi ini akan di sajikan beberapa dekstop environments yang terkenal di dunia linux dekstop:

Cinnamon

DE Cinnamon ini merupakan DE yang modern dan stylish.  Tampilan interface dari DE Cinnamon ini akan sangat familiar bagi pengguna yang menggunakan sistem operasi windows sebelum windows 8. Cinnamon merupakan Desktop Environment bawaan (default) untuk distro Linux Mint dan ini merupakan salah satu alasan mengapa Linux Mint populer. Pada Cinnamon terdapat hanya satu buah panel di bagian bawah yang memiliki Gaya menu dengan icon akses cepat untuk menjalankan aplikasi dan sebuah system tray di bagian sudut kanan bawah dekstop. Cinnamon memiliki banyak shortcut dengan menggunakan kombinasi pada keyboard dan memiliki efek visual yang banyak. Cinnamon juga dapat di modifikasi sesuai dengan keinginan kita. Kita juga dapat mengubah wallpaper, menambah dan memposisikan panel, menambah applet ke panel, dekslets juga bisa di tambahkan ke dekstop yang mana akan menampilkan berita, info cuaca, dan beberapa infomasi penting lainnya.

Unity

Unity adalah Dekstop Environment default untuk distro Ubuntu. DE ini menyajikan tampilan yang sangat modern. menyediakan bar yang berisi icon quick launch untuk aplikasi dan tampilan bergaya dashboard untuk menjelajahi aplikasi, media, dan foto. Launcher ini memberikan akses yang instant untuk aplikasi favorite kita. Hal yang powerful dari Unity adalah dash dengan pencarian dan penyaringan yang sangat baik. Unity juga memiliki shortcut kombinasi keyboard yang membuat navigasi kita menjadi sangat sederhana. Foto, Music, Video, aplikasi, dan file semuanya terintegrasi ke dash yang menghilangkan kesulitan anda ketika harus mengakses program atau file secara individu. Anda dapat memodifikasi Unity hingga batas tertentu walaupun modifikasinya tidak sebanyak yang dimiliki Cinnamon, XFCE, LXDE, dan Enlightenment.

GNOME

GNOME Desktop Environment terlihat hampir sama dengan Unity, perbedaan terbesar adalah pada dasarnya GNOME hanya memiliki panel tunggal, Untuk menampilkan dashboard pada GNOME ini anda harus menekan tombol super pada keyboard (tombol berlogo windows pada banyak komputer). GNOME juga memiliki aplikasi inti yang di bangun menjadi bagian darinya tetapi ada sejumlah besar aplikasi yang lain khusus di tulis untuk GTK3.

Aplikasi inti itu antara lain:

Graphical shellControl Center (bit like Windows control panel)

Tweak tool (for customizing GNOME)

Chat

ContactsMailIRC

FilesDocuments

Photos

Music

Videos

Transfers

Boxes(virtual machines)

Credentials

Disk Utility

Disk Usage Analyser

Software (package manager)

ClockMapsWeatherWeb (Web browser)

Calculator

Calendar

Dictionary

NotesGitg (front end for GIT)

Gedit (text editor)

GNOME juga memiliki shortcut dengan kombinasi keyboard yang beragam untuk mempermudah kita dalam bernavigasi.

XFCE

XFCE merupakan Desktop Environment yang ringan dan bagus untuk digunakan baik pada komputer tua atau komputer modern. Keunggulan dari XFCE ini adalah sangat mudah untuk dikustomisasi sehingga anda bisa membuat tampilannya sesuai dengan apa yang anda inginkan. Secara default hanya ada panel tunggal dengan icon menu dan system tray tetapi kita bisa menambahkan dock style atau menambah panel lain baik itu di bagian atas, bawah, atau samping layar. Ada juga widget yang bisa anda tambahkan ke panel. XFCE hadir dengan window manager, desktop manager, manajer file Thunar, browser web Midori, Xfburn DVD burner, penampil gambar, manajer terminal dan kalender.

Baca juga :30 Cara Menaikkan Traffic Blog dengan Cepat

LXDE

Merupakan DE yang sangat bagus untuk komputer tua. seperti XFCE, LXDE juga bisa di customisasi dengan bebas sesuai dengan keinginan kita.

Berikut beberapa komponen yang membentu desktop LXDE:

PCManFM - File Manager

Panels

Session Manager

Theme Changer

Window Manage

rGPic

View Image Viewer

Leafpad Text Editor

Desktop ini merupakan dekstop yang sangat basic dan sangat disarankan untuk di jalankan pada komputer/perangkat yang sudah tua, untuk perangkat yang lebih modern lebih baik menggunakan XFCE.

MATE

Dekstop Environment MATE memiliki tampilan seperti DE GNOME sebelum versi ke 3. DE ini bagus untuk komputer lama dan yang lebih baru dan berisi panel serta menu dengan tampilan yang hampir sama dengan XFCE. MATE merupakan DE alternatif untuk Linux Mint selain DE Cinnamon. MATE juga sangat dapat di kostumisasi mulai dari menambahkan panel, mengubah wallpaper dekstop dan membuat tampilannya sesuai dengan yang kita inginkan.

Komponen yang menjadi bagian dari DE MATE adalah:

Caja - File Manager

Pluma - Text EditorAtril - Document Viewer

Engrampa - Archive Manager

MATE terminal - Terminal Manager

Marco - Window ManagerMozo - Menu Item Editor

PANTHEON DE

Pantheon DE dulu di kembangkan untuk Elemetary OS. Segala sesuatu pada pantheon telah dirancang agar terlihat hebat dan oleh karena itu Elementary terlihat sangat cemerlang. Ada panel di bagian atas beserta system tray dan menu. di bagian bawah ada panel dengan dock style untuk menjalankan aplikasi favorit anda dengan cepat. Tampilan menu terlihat sangat menarik. sayang sekali kustomisasi pada pantheon tidak sebaik pada XFCE.

Penutup

Baiklah, sekian materi pembahasan tentang Dekstop Environment pada Linux Dekstop. harapan Vibra Tekno untuk pembaca adalah setelah membaca artikel ini ilmu yang dimiliki oleh pembaca semakin banyak dan bisa memberitahukan kepada teman-temannya tentang artikel ini.

Mengenal Berbagai Dekstop Environment di Linux Desktop Mengenal Berbagai Dekstop Environment di Linux Desktop Reviewed by Bang Sidiq on May 01, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.